
Sholat Idulfitri adalah sholat sunnah muakkad dua rakaat yang dikerjakan pagi hari 1 Syawal, tanpa didahului azan maupun iqamah, sebagai wujud syukur usai sebulan penuh berpuasa Ramadan.
Sholat Id hukumnya sunnah muakkad menurut mazhab Syafi'i โ sangat dianjurkan meski tidak wajib. Waktunya dimulai sejak matahari terbit setinggi kurang lebih satu tombak hingga sebelum masuk waktu Zuhur.
Dianjurkan mandi, memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian, serta makan terlebih dahulu sebelum berangkat โ khusus untuk Idulfitri, mengikuti kebiasaan Nabi ๏ทบ yang tidak keluar rumah pada hari ini sebelum makan, umumnya beberapa butir kurma dengan jumlah ganjil (HR. Bukhari). Dianjurkan pula berangkat dan pulang lewat jalan yang berbeda (HR. Bukhari, dari Jabir bin Abdillah RA).
Ushalli sunnatan li'idil fitri rak'ataini lillahi ta'ala โ "Aku niat sholat sunnah Idulfitri dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Sholat Id dikerjakan dua rakaat. Menurut mazhab Syafi'i, pada rakaat pertama disunnahkan takbir tujuh kali (selain takbiratul ihram) sebelum membaca Al-Fatihah, dan pada rakaat kedua takbir lima kali sebelum Al-Fatihah. Di sela-sela takbir dianjurkan membaca dzikir dan tasbih.
Berbeda dari sholat Jumat, khutbah Id dilaksanakan setelah sholat, terdiri dari dua khutbah. Jamaah dianjurkan tetap mendengarkan meski hukumnya sunnah, bukan syarat sah sebagaimana khutbah Jumat.
Pelajari panduan sholat lainnya di halaman Panduan Sholat Berkah App.
Lebih utama berjamaah, tapi sah juga dikerjakan sendirian bagi yang berhalangan hadir ke masjid atau lapangan.
Takbir tambahan hukumnya sunnah, bukan rukun. Kalau lupa atau tertinggal, sholatnya tetap sah dan tidak perlu sujud sahwi.