Membaca doa sebelum dan sesudah makan adalah adab yang diajarkan Rasulullah ﷺ agar setiap hidangan yang dinikmati mendatangkan keberkahan, bukan sekadar memenuhi rasa lapar. Kebiasaan sederhana ini sering terlewat karena dianggap remeh, padahal memiliki keutamaan besar dalam menjaga rezeki tetap berkah.
Doa yang paling umum diajarkan cukup singkat: "Bismillah" — "Dengan menyebut nama Allah." Jika lupa membaca basmalah di awal namun teringat di tengah makan, dianjurkan membaca: "Bismillahi awwalahu wa akhirahu" — "Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhirnya" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Sebagian riwayat juga menyebutkan doa yang lebih panjang: "Allahumma barik lana fima razaqtana wa qina 'adzaban nar" — "Ya Allah, berkahilah kami pada rezeki yang Engkau berikan, dan peliharalah kami dari azab neraka."
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setan ikut makan bersama seseorang yang tidak menyebut nama Allah sebelum makan (HR. Muslim). Membaca basmalah menjadi bentuk perlindungan sekaligus pengakuan bahwa makanan yang dinikmati adalah karunia dari Allah, bukan sesuatu yang datang begitu saja.
Setelah selesai makan, dianjurkan membaca: "Alhamdulillahilladzi ath'amana wa saqana wa ja'alana minal muslimin" — "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk golongan muslim" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Ada juga versi yang lebih ringkas dan sering diajarkan sejak kecil: "Alhamdulillahi rabbil 'alamin" — "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."
Kebiasaan sederhana membaca doa sebelum dan sesudah makan ini bisa dijadikan pengingat harian yang mudah diajarkan kepada anak-anak sejak dini, membangun kesadaran bahwa setiap rezeki yang dinikmati adalah karunia yang patut disyukuri.
Cukup membaca "Bismillahi awwalahu wa akhirahu" begitu teringat, meski sudah di tengah atau akhir makan — ini sesuai anjuran Rasulullah ﷺ dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi.
Dianjurkan membaca dalam bahasa Arab sesuai lafal yang diajarkan, namun jika belum hafal, boleh sementara membaca artinya dalam bahasa Indonesia sambil berusaha menghafal lafal aslinya.