Keutamaan Membaca Surat Al-Waqiah

Fadhilah ยท 2026-05-26
Keutamaan Membaca Surat Al-Waqiah

Surat Al-Waqiah adalah surat ke-56 dalam Al-Quran, terdiri dari 96 ayat, dan tergolong surat Makkiyah. Surat ini banyak dibaca umat Islam Indonesia secara rutin, terutama di kalangan pesantren dan majelis taklim, karena diyakini berkaitan erat dengan kelapangan rezeki.

Kandungan Surat Al-Waqiah

Nama Al-Waqiah berarti "hari kiamat", diambil dari ayat pembuka yang menggambarkan dahsyatnya peristiwa kiamat. Surat ini menjelaskan tiga golongan manusia di akhirat โ€” golongan kanan (ahli surga), golongan kiri (ahli neraka), dan golongan terdepan (as-sabiqun, orang-orang istimewa yang paling dekat dengan Allah) โ€” serta menutup dengan penjelasan tentang penciptaan, tumbuhan, air, dan api sebagai tanda kekuasaan Allah yang patut disyukuri.

Keutamaan yang Diriwayatkan

Salah satu riwayat yang populer disebutkan Ibnu Mas'ud RA meriwayatkan bahwa Rasulullah ๏ทบ bersabda, "Barang siapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, ia tidak akan ditimpa kefakiran selamanya" (HR. Al-Baihaqi). Meski derajat hadis ini diperselisihkan sebagian ulama hadis, keutamaan ini sudah lama diyakini dan diamalkan secara luas di kalangan pesantren Nahdlatul Ulama sebagai wirid rutin, khususnya setelah sholat Maghrib atau menjelang tidur.

Selain itu, secara umum membaca Al-Quran โ€” termasuk Al-Waqiah โ€” sudah pasti membawa pahala berlipat, sebagaimana sabda Rasulullah ๏ทบ bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Quran mendapat satu kebaikan yang dilipatgandakan sepuluh kali (HR. Tirmidzi).

Anjuran Waktu Membaca

Tidak ada waktu wajib khusus untuk membaca Al-Waqiah, namun tradisi yang berkembang di masyarakat menganjurkan membacanya setiap malam, khususnya setelah Maghrib atau Isya, sebagai bagian dari wirid harian yang konsisten. Sebagian ulama menekankan bahwa yang lebih penting dari sekadar membaca adalah memahami maknanya dan meresapi pesan tentang kekuasaan Allah serta pentingnya syukur atas rezeki yang diberikan.

Sikap yang Tepat dalam Mengamalkannya

Membaca Al-Waqiah dengan harapan kelapangan rezeki adalah amalan yang baik, namun tetap harus diiringi ikhtiar nyata dalam mencari rezeki yang halal. Rezeki pada dasarnya sudah ditetapkan Allah, dan doa maupun bacaan Al-Quran menjadi salah satu sarana memohon keberkahan atasnya โ€” bukan pengganti usaha dan kerja keras.

Tanya Jawab

Apakah membaca Al-Waqiah menjamin kaya secara otomatis?

Tidak. Keutamaannya berkaitan dengan keberkahan dan terhindar dari kefakiran, bukan jaminan kekayaan instan. Tetap diperlukan ikhtiar dan usaha nyata dalam mencari rezeki yang halal.

Bolehkah membaca Al-Waqiah di waktu selain malam hari?

Boleh, membaca Al-Quran tidak terikat waktu tertentu. Anjuran membaca di malam hari hanya mengikuti tradisi wirid yang berkembang, bukan syarat sahnya keutamaan.