Allāhumma innī as`aluka khairal-maulaji wa khairal-makhraji, bismillāhi walajnā wa bismillāhi kharajnā wa 'alallāhi rabbinā tawakkalnā
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Dengan nama Allah kami masuk dan dengan nama Allah kami keluar, dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakal.
Bismillāh, alḥamdulillāh, subḥānal-lażī sakhkhara lanā hāżā wa mā kunnā lahụ muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibụn
Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah. Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.
Allāhu akbar (3×). Subḥānal-lażī sakhkhara lanā hāżā wa mā kunnā lahụ muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibụn. Allāhumma innā nas`aluka fī safarinā hāżal-birra wat-taqwā
Allah Mahabesar (3x). Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami... Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan ini kebaikan dan ketakwaan.
Dibaca saat memulai perjalanan jauh.
🕌 Masjid
Doa Masuk Masjid
اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Allāhummaftaḥ lī abwāba raḥmatik
Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.
Dibaca ketika masuk masjid, dimulai dengan kaki kanan.
Doa Keluar Masjid
اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Allāhumma innī as`aluka min faḍlik
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu anugerah-Mu.
Dibaca ketika keluar masjid, dimulai dengan kaki kiri.
Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.
Dibaca untuk diri sendiri atau orang yang sakit.
Doa Ketika Hujan
اَللّٰهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
Allāhumma ṣayyiban nāfiʼā
Ya Allah, (jadikanlah hujan ini) hujan yang bermanfaat.
Dibaca ketika hujan turun.
Doa Setelah Hujan
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللّٰهِ وَرَحْمَتِهِ
Muṭirnā bifaḍlillāhi wa raḥmatih
Kami telah diberi hujan dengan anugerah dan rahmat Allah.
Allāhumma laka ṣumtu wa bika āmantu wa 'alā rizqika afṭartu, żahabaẓ-ẓama`u wabtallatil-'urụqu wa ṡabatal-ajru insyā`allāh
Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka. Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.
Dibaca saat berbuka puasa ketika matahari terbenam.
Allāhummahdinī fīman hadaīt, wa 'āfinī fīman 'āfaīt, wa tawallanī fīman tawallaīt, wa bārik lī fīmā a'ṭaīt, wa qinī syarra mā qaḍaīt, fa innaka taqḍī wa lā yuqḍā 'alaīk, innahụ lā yażillu man wālaīt, tabārakta rabbanā wa ta'ālaīt
Ya Allah, tunjukkanlah aku pada golongan yang Engkau beri petunjuk. Selamatkan aku pada golongan yang Engkau selamatkan. Pimpinlah aku pada golongan yang Engkau pimpin. Berkahilah apa yang Engkau berikan kepadaku. Jauhkanlah aku dari keburukan yang Engkau putuskan. Sesungguhnya Engkau yang memutuskan dan tidak ada yang menghukum Engkau. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau pimpin. Mahasuci Engkau ya Tuhan kami dan Mahatinggi.
Dibaca pada rakaat terakhir sholat Shubuh setelah iʼtidal.
Ya Allah, Tuhan yang menguasai panggilan yang sempurna dan shalat yang akan didirikan ini, berikanlah kepada Muhammad kedudukan yang mulia, keutamaan dan bangkitkanlah ia pada tempat yang terpuji seperti yang Engkau janjikan.
Allāhumma innī as`aluka khaīrahā wa khaīra mā fīhā wa khaīra mā ursilat bih, wa a'ūżu bika min syarrihā wa syarri mā fīhā wa syarri mā ursilat bih
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya, kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dikirimkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dikirimkan bersamanya.
Rabbigfir lī wa liwālidayya war-ḥamhumā kamā rabbayānī ṣagīrā
Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah mendidikku sewaktu kecil.
QS Al-Isra: 24 — dianjurkan dibaca rutin mendoakan kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
🤝 Etika Bersin & Pertemuan
Doa Ketika Bersin
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ
Alḥamdulillāh
Segala puji bagi Allah.
Diucapkan orang yang bersin. (HR. Bukhari)
Doa Menjawab Orang Bersin
يَرْحَمُكَ اللّٰهُ
Yarḥamukallāh
Semoga Allah merahmatimu.
Jawaban bagi yang mendengar saudaranya bersin lalu mengucap "Alhamdulillah". Yang bersin lalu menjawab lagi: "Yahdīkumullāhu wa yuṣliḥu bālakum" (semoga Allah memberi kalian petunjuk dan memperbaiki keadaan kalian). (HR. Bukhari)
Subḥānakallāhumma wa biḥamdik, asyhadu allā ilāha illā anta, astagfiruka wa atụbu ilaīk
Mahasuci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.
Kaffaratul majelis — dibaca menutup suatu majelis/pertemuan, sebagai penebus kesalahan yang mungkin terjadi selama duduk bersama. (HR. Tirmidzi, dinilai hasan shahih)
💭 Ketika Susah & Marah
Doa Ketika Marah
اَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطٰنِ الرَّجِيْمِ
A'ụżu billāhi minasy-syaiṭānir-rajīm
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.
Diajarkan Nabi ﷺ untuk meredakan amarah. Beliau juga menganjurkan duduk (bila sedang berdiri) atau berbaring (bila sedang duduk), serta berwudhu. (HR. Bukhari dan Muslim)
Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ụn, allāhummajurnī fī muṣībatī wa akhlif lī khaīran minhā
Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala atas musibahku ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik darinya.
Istirja' — dibaca ketika tertimpa musibah, sekecil atau sebesar apa pun. (HR. Muslim)
Allāhumma anta rabbī lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa ana 'abduka, wa ana 'alā 'ahdika wa wa'dika mastaṭa'tu, a'ụżu bika min syarri mā ṣana'tu, abụ`u laka bini'matika 'alayya wa abụ`u biżanbī fagfir lī fa innahụ lā yagfiruż-żunụba illā anta
Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjian dan janjiku kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.
Disebut "penghulu segala istighfar" — siapa membacanya di siang hari dengan penuh keyakinan lalu meninggal sebelum petang, ia termasuk penghuni surga; begitu pula bila dibaca malam hari. (HR. Bukhari)